Kantong Kolostomi Buatan Sendiri dan Jenisnya Menurut SehatQ

Kantong kolostomi buatan sendiri kini semakin banyak digunakan oleh penggunanya karena dianggap lebih menguntungkan daripada membelinya. Kantong kolostomi sendiri merupakan benda yang memiliki fungsi untuk menampung feses dari usus besar saat seseorang menjalani operasi kolostomi atau karena mengidap gangguan tertentu pada usus besar.

Kondisi tersebut membuat kotoran tidak bisa dikeluarkan melalui anus sehingga pembuangan feses akan melalui lubang yang akan dibuat di perut serta ditampung menggunakan kantong kolostomi pada bagian luar perut.

Mengenal Kantong Kolostomi Buatan Sendiri

Kantong Kolostomi Buatan Sendiri
Kantong Kolostomi Buatan Sendiri

Kantong kolostomi sering digunakan saat seseorang menjalani operasi kolostomi yang meliputi pengeluaran usus besar dari perut melalui sayatan yang disebut sebagai stoma. Nah, kantong tersebut akan diletakkan pada stoma yang menjadi jalan keluarnya kotoran. Kantong ini akan terus digunakan hingga kondisi pasien pulih sehingga tidak memerlukannya lagi.

Biasanya kantong ini bisa di dapat di rumah sakit, apotek maupun toko lainnya. Anda pun bisa mendapatkannya dengan cara membelinya. Jenis kantong ini juga beragam, ada yang bisa digunakan kembali maupun hanya sekali pakai. Semakin lama Anda membutuhkan kantong ini maka tentunya semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk membelinya.

Bagi sebagian orang hal ini tentunya cukup merugikan dan sangat disayangkan. Karena itu akhirnya banyak orang yang memilih menggunakan Kantong Kolostomi Buatan Sendiri. Ya, nyatanya kini beberapa orang memilih membuat kantong sendiri daripada membelinya. Hal tersebut pun tentunya lebih menguntungkan daripada membeli kantong yang sudah jadi.

Apalagi jika penggunaan kantong dalam jangka waktu yang lama sehingga Anda membutuhkan banyak kantong. Dengan membuatnya sendiri pun Anda pun bisa lebih menghemat dana serta bisa membuat stok kantong kolostomi sebanyak-banyaknya tanpa perlu khawatir akan memakan biaya yang banyak.

BACA JUGA  Kantong Kolostomi Buatan Sendiri Farmasi Beserta Jenisnya Berdasarkan SehatQ

Nah, salah satu bahan yang sering digunakan untuk membuat kantong kolostomi oleh orang-orang  yaitu plastik. Plastik tentunya memiliki harga yang murah serta mudah didapatkan. Namun tentunya Anda tidak bisa menggunakan sembarang plastik. Anda harus memastikan bahwa plastik yang akan digunakan tersebut tebal, kuat, dan tidak bocor.

Hal tersebut tentunya untuk menjaga keamanan serta kenyamanan dari penggunanya. Selain membuatnya untuk digunakan sendiri, kantong kolostomi ini juga bisa Anda manfaatkan dengan menjualnya pada orang lain yang membutuhkan. Dengan begini pun Anda juga bisa membantu orang lain yang memiliki kondisi sama.

Jenis-Jenis Kantong Kolostomi

Jenis kantong kolostomi dalam artikel kesehatan ini memiliki beberapa jenis yang berbeda. Baik ukuran maupun jenisnya yang bisa disesuaikan dengan kecocokan dan kebutuhan pasien. Berikut ini adalah beberapa jenis kantong kolostomi yang perlu Anda ketahui:

  • Kantong Sistem One-Piece

Kantong jenis ini akan terpasang pada stoma dengan plester yang tidak akan melukai kulit. Penggunanya bisa mengganti kantong ini secara langsung dengan mencabutnya lalu menempelkan kantong yang baru.

  • Kantong Sistem Two-Piece

Berbeda dengan jenis sistem one piece yang dipasang menggunakan plester, jenis ini akan dipasang menggunakan lempengan di sekitar stoma. Lempengan tersebut berguna untuk menahan kantong kolostomi buatan sendiri dan bisa Anda ganti setiap dua hingga tiga hari sekali. Nantinya kantong akan terpasang pada lempengan lalu saat waktunya diganti, maka Anda bisa melepas kantong dari lempengan kemudian memasang kantong baru pada lempengan tersebut.

  • Mini Pouches

Sesuai namanya, kantong ini berukuran kecil dan hanya bisa digunakan dalam durasi yang tidak terlalu lama. Jika menggunakan kantong ini maka tentunya jika Anda merasa kantongnya sudah terisi maka harus segera melepas dan menggantinya dengan yang baru. Untuk penggunaannya pun mungkin lebih cocok jika sedang berada di rumah dan dalam waktu siang hari di mana Anda terjaga.

  • Kantong yang Bisa Dikuras
BACA JUGA  Kantong Kolostomi Buatan Sendiri Kediri Beserta Jenisnya Berdasarkan SehatQ

Kantong ini cocok untuk menampung kotoran yang bentuk cair. Pada bagian bawahnya terdapat lubang yang bisa dibuka tutup untuk mengeluarkan kotoran dari dalam kantong. Kantong jenis ini perlu diganti dalam waktu dua hingga tiga hari sekali.

  • Kantong yang Tertutup atau Closed Bags

Jenis kantong yang terakhir ini cocok untuk menampung kotoran yang padat. Anda bisa menggantinya setiap dua kali sehari.

Jenis kantong kolostomi tersebut bisa Anda gunakan dengan menyesuaikannya dari kondisi dan situasi Anda. Misal, di malam hari maka Anda bisa memilih jenis kantong yang memiliki ukuran besar sedangkan di siang hari maka Anda bisa menggunakan kantong kolostomi buatan sendiri yang berukuran kecil.

Cara Mengganti Kantong Kolostomi

Jika Anda menggunakan kantong yang berukuran besar maka masa bertahannya bisa lebih lama daripada kantong yang memiliki ukuran kecil. Selain itu Anda juga bisa memilih untuk menggunakan kantong yang masih bisa digunakan kembali atau menggunakan kantong sekali pakai dan harus dibuang setelahnya. Kedua kantong tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kantong kolostomi buatan sendiri sebaiknya Anda ganti setelah terisi sepertiga atau setengah penuh untuk mencegah kebocoran kotoran. Sebelum menggantinya Anda bisa menyiapkan lap khusus untuk membersihkan jika ada kotoran yang bocor. Lalu sebelum melepas kantong pastikan Anda sudah mencuci tangan menggunakan air hangat dan sabun antibakteri.

Kemudian lepas kantong dari stoma secara perlahan. Setelah itu Anda bisa membuang kotoran dalam kantong dengan cara memotong atau membuka bagian bawahnya. Kemudian jangan lupa untuk membersihkan stoma menggunakan sabun dan air hangat hingga bersih. Lalu keringkan stoma dan pasangkan kantong yang baru.

Makanan Yang Direkomendasikan Untuk Pasien Kolostomi

Pada Artikel Kesehatan ini kita juga akan membahas tentang makanan yang boleh serta tidak boleh dikonsumsi oleh pasien kolostomi. Mereka tentunya tidak boleh sembarangan memakan makanan. Hal tersebut karena makanan yang dikonsumsi akan berpengaruh secara signifikan terhadap proses pemulihan. Contoh pantangan makanan untuk pasien kolostomi yaitu makanan yang mengandung serat tinggi hingga makanan pedas.

BACA JUGA  Kantong Kolostomi Buatan Sendiri Asli Beserta Jenisnya Berdasarkan SehatQ

Misalnya yaitu buah dengan kulitnya, gorengan, daging unggas yang digoreng, gandum utuh, ikan goreng, dan sejenisnya. Selain itu, jangan pula mengonsumsi makanan yang bisa memicu kembung dan menciptakan rasa tidak nyaman di perut. Misalnya yaitu alkohol, anggur, bawang merah, bawang putih, brokoli, daun bawang, jagung, susu dan lain sebagainya.

Lalu apa saja makanan yang direkomendasikan dalam artikel kesehatan ini? Berikut adalah beberapa contohnya:

  • Makanan Lunak dan Hambar

Jenis masakan tanpa rasa atau hambar akan sangat cocok untuk pasien kolostomi karena rendah serat dan mudah dicerna. Contoh makanannya seperti buah bit, bayam, buncis, pisang, wortel, tahu, telur, jus buah, dan lainnya. Pastikan juga untuk mengunyah makanan tersebut hingga benar-benar lembut sebelum menelannya.

  • Cairan

Cairan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi seperti jus buah, kaldu, minuman isotonik, maupun air putih. Hindari minuman yang terlalu panas atau dingin serta minuman yang mengandung kafein atau soda.

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang kantong kolostomi buatan sendiri, jenis-jenisnya, cara mengatasinya serta makanan yang boleh serta tidak boleh dikonsumsi oleh pasiennya. Semoga artikel kesehatan ini bisa membantu dan memberikan manfaat tersendiri untuk Anda.

Check Also

[pgp_sticky:1]

Kantong Kolostomi Buatan Sendiri Jogja Serta Jenisnya Berdasarkan SehatQ

Kantong kolostomi buatan sendiri kini semakin banyak digunakan sama penggunanya karena dianggap lebih menguntungkan daripada …

Leave a Reply

Your email address will not be published.